Hari ini agak longgar sedikit...sambil mojok di salah satu cafe pada jam 16 sore...saya sempatin nulis tentang somewhere in the middle of nowhere dan tentang sms Kuliah Lagi tadi. Udah lama juga nih nggak tengokin radio-radio binaan di Lampung. Radio-radionya masih hidup apa enggak ya....? Rencananya awal July 2008 mau mudik ke Lampung untuk refreshing sekalian antar anak-anak liburan. Sekalian ambil beberapa footages buat Company Profile. Sebenarnya sejak memutuskan tidak mau bekerja lagi alias nggangur dan aktifitas hanya terpusat pada "menjalankan hobby saja", relatf banyak waktu kosong yang isinya buat silaturahim, buat kongkow sama teman-teman, buat nyalurin hobby shooting sana shooting sini, terus merekam beberapa stok lagu yang belum sempat rekaman plus mengecek scenario yang mau difilmkan. Banyak tantangan dalam mengelola bisnis apapun, termasuk bisnis radio. Bisnis itu intinya adalah membangun team work sehingga kita menjadi super team buka superman. Dal...
Soal Wisata Halal, Indonesia Perlu Belajar dari Malaysia Ahmad Ibo 06 Mei 2018, 15:00 WIB 17 ASDP cabang Lembar, Lombok Barat siap-siap melayani wisman dan wisnus yang akan berwisata ke beberapa destinasi di Pulau Lombok. Liputan6.com, Jakarta Kementerian Pariwisata menganggap, wisata halal merupakan portofolio penting bagi pariwisata nasional terutama untuk mencapai target 20 juta wisman dan menjadikan Indonesia sebagai tujuan wisata halal dunia. Tahun 2019 sendiri Kemenpar menargetkan 5 juta wisman muslim dan 242 juta perjalanan wisnus muslim. Tak hanya itu, Kemenpar juga terus mengebut agar Indonesia mampu menembus peringkat 1 Global Muslim Travel Index (GMTI). BACA JUGA Indonesia Menusuk ke Posisi 2 di Global Muslim Travel Index Malaysia Jawara Wisata Halal di Dunia, RI Nomor Berapa? Promosikan Wisata Halal, Lombok Bidik Muslim Traveller dari Arab Saudi Potensi pasar wisman muslim memang sangat tinggi, pasar ini diperk...
Abstrak Perkembangan teknologi digital mendorong transformasi signifikan dalam praktik komunikasi brand. Artikel ini menganalisis bagaimana brand mengadaptasi pendekatan komunikasinya melalui pemanfaatan Big Data dan Artificial Intelligence (AI), serta bagaimana integrasi teknologi ini berakar pada teori-teori komunikasi klasik dan kontemporer. Penekanan diberikan pada komunikasi dua arah (two-way communication), konsep interaktivitas, mediasi digital, serta pendekatan komunikasi berbasis data dan empati. Penelitian ini mengedepankan pendekatan teoritis dan praktis dalam memahami lanskap komunikasi brand masa kini. 1. Pendahuluan Komunikasi brand mengalami transisi mendasar dari model komunikasi linier menuju model partisipatif dan berbasis interaksi. Munculnya media digital serta kemajuan dalam pengolahan data besar (Big Data) dan kecerdasan buatan (AI) telah membuka peluang baru dalam merancang strategi komunikasi yang lebih personal, responsif, dan kontekstual. Di tengah perubahan i...
Comments