Posts

Catatan Ananto: Karena Sukses adalah Perjuangan dan Tidak Instan

Image
Apa yang terlintas di benak Anda ketika mendengar cerita sukses Pak Haji Alay, Pak Roni, Pak Fauzi, Pak Rosihan, Pak Isdiyanto, Pak Hadi, Pak Edi JPG, Bu Aning, Pak Bams, Pak Wur dll atau yang terbaru Pak Edi Tanah Abang dan Pak Ananto..nitip nama ya? Ya, mereka adalah orang-orang yang dicap sebagai orang sukses oleh sebagian besar member TDA (Tangan Di Atas), namun harus Anda ketahui bahwa sukses hanyalah EFEK SAMPING dari PROSES yang panjang dan tidak instan. Sering ketika membaca sukses mereka di milis atau waktu berbincang santai, kita langsung terinspirasi pada Suksesnya BUKAN pada Prosesnya, padahal yang paling penting adalah prosesnya. Proses menuju Sukses. Proses itu memerluka waktu yang panjang kadang sunyi dan mencekam. Juga perlu tenaga dan stamina yang prima dalam mencapai tujuan. Elemen waktu adalah sangat penting bagi kita untuk terus konsisten dala perjalanan bisnis kita. Ada jalan lurus, berliku, terjal, tikungan, tanjakan, serangan lawan dll dalam PRO...

One Day Four Countries

Breakfast di Cambodia, Tea Time in Vietnam, Lunch in Singapore and Dinner in Jakarta: One Day Four Countries.

100 Cerita Perjalanan Ananto: Richmond & Launceston

Image
Richmond : All about the old things           Beberapa hari kemudian, saya sempat berkunjung ke sebuah kota kecil dan merupakan salah satu kota tertua di Tasmania. Namanya Richmond.           Kota tersebut terkenal dengan peninggalan-peninggalan berupa bangunan-bangunan tua yang masih terjaga sampai sekarang. Beberapa bangunan peninggalan abad ke-18 masih terjaga utuh dan dijadikan objek wisata. Seperti sebuah penjara yang bernama Gaol. Simbol kepedihan para napi yang pernah "menginap" di penjara tersebut tercermin dalam keadaan penjara tersebutyang pengap dan gelap. Banyak dijumpai barang-barang yang dipakai untuk menyiksa para narapidana.           Tempat lain yang juga merupakan aset wisata bersejarah adalah beberapa bangunan gereja kuno yang berarsitektur gaya Anglikan. Masih banyak gereja tersebut yang dijadikan sebagai museum karena...

100 Cerita Perjalanan Ananto: Romantisnya St. Helen, Romantisnya Tasmania

Image
           Setelah berkeliling Pulau Tasmania Yang luasnya 68.300 km persegi atau kira-kira seperempat Pulau Jawa selama sepekan, terkesan bahwa pemda setempat begitu profesional menjual industri pariwisatanya.           Meski sebuah pulau, dengan penataan yang sungguh-sungguh, semua potensi wisatanya tergali dan bernilai jual.           Mereka memelihara peninggalan bersejarah, mengembangkan potensi kekayaan alam yang terdiri dari pantai, sungai, gunung, danau sampai dengan penyediaan sarana dan prasarana pariwisata seperti hotel, motel, promosi ke luar negeri, paket-paket wisata,dll.           Inilah yang barangkali jadi kunci keberhasilan program pariwisata yang dirancang oleh pemerintah Negara bagian Tasmania. Dengan program Tasmania the holiday isle , mereka mampu menarik ratusan ribu wisa...

100 Cerita Perjalanan Ananto: Berwisata ke Sarang Penyamun di Port Arthur, Tasmania

Image
            Rasanya seperti back to the past   ketika mengunjungi sebuah daerah yang bernama Port Arthur. Daerah ini terletak di bagian tenggara Pulau Tasmania. Terkenal sebagai tempat pertama untuk membuang para narapidana dari Inggris yang tergolong napi kelas kakap.           Port Arthur adalah kompleks penjara yang didirikan tahun 1830 yang terdiri dari beberapa bangunan seperti sel-sel penjara, menara pengawas, rumah sakit, rumah komandan dan bangunan-bangunan lainnya. Sedikit bergidik bulu roma ketika menyaksikan sisa-sisa tempat paling angker se-Tasmania itu.           Didirikan pada tahun 1830 khusus untuk memenjarakan para napi yang katanya kelas berat, tetapi ternyata ada juga napi-napi yang dikirim ke Port Arthur hanya karena mencuri roti. Pada perkembangan berikutnya banyak napi yang akhirnya dibebaskan dan tinggal di sekitar daerah te...

100 Cerita Perjalanan Ananto: Menikmati Indahnya Kota Hobart dari Gunung Bersalju - Oktober 1995

Image
Hembusan angin dari Kutub Selatan menembus tiga baju dan jaket yang saya kenakan. Fisik produk tipis ini menggigil ketika menginjakkan kaki ke tangga keluar pesawat di Hobart Airport, Tasmania. Bahkan, suhu udara 9 derajat celcius sempat mebuat gigi gemeretak. Saya mengusap-usap tangan untuk menghalau udara dingin. Saya tak berani membayangkan bagaimana kalau mandi nanti.           Perjalanan yang relatif singkat 9,5 jam dari Jakarta ke Hobart, dengan Boeing milik Qantas setelah sebelumnya transit di Sydney dan Melbourne membuat saya tak bisa begitu cepat beradaptasi   dengan dinginnya iklim di Hobart.           Namun, ada enaknya juga iklim yang dingin, perjalanan jadi terasa tak terlalu lelah. Mata makin berbinar ketika datang jemputan yang akan membawa saya ke hotel di jantung kota Hobart.           Perjalanan satu jam dari airpor...

Catatan Silaturahim: Bertemu 4 Anak Muda Hebat.

Image
Cisarua, 22 Desember 2007 Kali ini saya ingin menceritakan kepada Anda tentang kiprah 4 anak muda hebat yang mengundang kami, rombongan Team Sign Adventure yang terdiri dari saya, Ananto, Mas Ipung, salah seorang founder TDA, Reza dan Rey, ke acara mereka di sebuah Villa di daerah Cisarua, Bogor. Mereka menamakan dirinya Tim Alpha yang saat ini mempunyai dan mengelola 11 Warnet di sekitar Bekasi dan Jakarta Timur. Terdiri dari Adzan, Dimas, Dedi dan Ricky, mereka berempat adalah sosok 4 anak muda penuh idealisme yang tidak mau menggantungkan nasibnya pada seorang juragan atau atasan atau direktur atau apapun namanya. Mereka ingin bebas dalam usia yang sangat muda. Ketika para tamatan S1 berbondong-bondong memenuhi Stadion Gelora Bung Karno untuk mengikuti test masuk sebuah TV swasta, mereka justru tidak ingin bekerja untuk orang lain. Usia 20-an mereka sudah mandiri secara harkat dan finansial bahkan tahun 2008, 2 dari mereka segera menikah. Luar Biasa Mantap! Di bawah ben...